Archive: Berita Nasional

Raih Best Effort Kota Kecil

Warga Kabupaten Tabalong boleh berbangga hati. Pasalnya pemerintah setempat mendapatkan penghargaan Piagam Best Effort Adipura Kategori Kota Kecil dari Kementerian Lingkungan Hidup RI Senin (9/6) kemarin. Penghargaan itu diterima langsung Wakil Bupati Tabalong H Muchlis di Jakarta. Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Kabupaten Tabalong Yuzan Noor, selaku tim koordinator satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait penilaian penghargaan tersebut mengatakan, hal itu diterima atas keberhasilan semua jajaran melakukan kebersihan bersifat fisik. Dipaparkanya, Read more

EKTP Diantar Langsung ke Jakarta

Sudah beberapa bulan ini Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil tidak bisa mengirim data kependudukan hasil rekaman elektronik kartu tanda penduduk (E-KTP) secara online ke Kementerian Kependudukan dan Catatan Sipil RI. Masalah tersebut dikarenakan terjadi masalah pada aplikasi sistem perekaman, yang sudah habis masa penggunaanya. Read more

226 PNS Diikat Sumpah

Pemerintah Kabupaten Tabalong kembali mengikat para pegawai negeri sipil (PNS) dengan sumpah agar melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik. Yaitu dengan pengambilan sumpah dan janji mereka yang bekerja di lingkungan Pemkab Tabalong. Sedikitnya ada 226 orang PNS yang menjadi targetnya. Bertempat di Aula Pendopo Bersinar Pembataan, Tabalong, pengambilan sumpah dan janji pukul 9.00 Wita Rabu (8/5) Read more

Bupati Tabalong Raih WTN Kelima

Pemerintah Kabupaten Tabalong kembali mendapat penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) dari Kementerian Perhubungan RI. Penghargaan ini merupakan penghargaan kelima kalinya yang diperoleh.
Senin (6/5) yang lalu. Bupati Tabalong H Rachman Ramsyi yang langsung menerimanya dari menteri di Kantor Kementerian Perhubungan di Ibu Kota Negara, Jakarta. Read more

Optimalisasi Pengelolaan Islamic Center

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tabalong H Ahmad Rasyidi Amin Lc mengatakan, pengelolaan Islamic Center Tabalong yang dibangun salah satu perusahaan pertambangan batu bara di sana, diharapkan tidak menjadi mubajir nantinya.

Selain mubazir, bangunan sebesar Rp50 miliar itu, ditakutkan menjadi lahan maksiat. Karena sepinya pengunjung. Sehingga, diperlukan cara untuk mengusahakan tempat itu supaya selalu ramai dikunjungi. Paling tidak dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Yaitu, ibadah salat lima waktu. ”Kita harus meramaikan Islamic Center. Kalau mau meramaikan perlu koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Tabalong,” sebutnya.

Koordinasi itu dengan mewajibkan jajaran pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Tabalong agar mengisi islamic center pada waktu-waktu istirahat salat zuhur. Sehingga waktu salat tidak kosong. Karena ruangan solat begitu besar.

Ditambah, mengimbau kepada masyarakat sekitar islamic center agar mau salat dan membuat kegiatan yang meramaikannya. Selama, kegiatan tidak menimbulkan kemaksiatan. ”Ketiga, siswa-siswi di sekolah juga diminta untuk salat di sana. Kalau pelajar yang mengisi, pasti penuh dan ramai. Karena orangnya banyak,” imbuhnya.

Cara meminta pelajar mengunjungi islamic center, menurutnya harus mengeluarkan kebijakan kepada guru dan sekolah agar bisa menerapkannya. Sehingga, siswa bisa diarahkan.

Terakhir, caranya adalah dengan mengadakan acara-acara keagamaan, seperti majelis taklim. Kalau begitu, semua ruang di islamic center bisa termanfaatkan. ”Majelisnya bisa dari mana saja,” terangnya lagi.

Agar pengelolaan islamic center lebih optimal, pihak perusahaan telah membawa beberapa tokoh agama untuk studi banding ke Islamic Center Kota Bekasi di Jakarta. Disana, mereka melihat langsung bagaimana masjid agung bersekala besar itu bisa termanfaatkan sebagaimana yang diharapkan. ”Kunjungannya 20 sampai 23 Juni 2012 lalu,” ucap Rasyidi.( Source Rdr Bjm)

Denny: Mafia Harus Enyah dari Indonesia

Derasnya hujatan dari berbagai pihak, tidak membuat langkah Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana menyerah untuk menumpaskan kejahatan peredaran gelap narkotika. Bahkan, terhadap tuduhan “aksi penamparan” yang dialamatkan kepadanya, tidak membuat doktor bidang Hukum Tata Negara itu patah semangat.

Seperti halnya yang dituangkan Denny dalam akun twitternya. Ia menyebut tuduhan itu adalah sebuah rekayasa yang tak akan membuatnya takut kepada si penyebar fitnah.
“Perjuangan ini takkan pernah berhenti. Mafia harus enyah dari Indonesiaku,” kata Denny dalam akun @dennyindrayana, Minggu(8/4/2012).
Selain itu, Denny juga menulis: “Sidak-sidak saya dengan Satgas Antinarkoba tidak menampar sipir, tapi ‘menampar’ kenikmatan bandar-bandar narkoba yang selama ini gagal disidak,” tulis Denny.
Pada kesempatan itu, Denny juga menanggapi langkah Komnas HAM dan tim pencari fakta yang turun ke lapangan untuk mencari kebenaran pada kejadian “aksi penamparan. Ia berharap agar kedua tim (TPF Kemenkumham dan TPF Komnas Ham) jangan mengeluarkan kesimpulan terlalu dini. “Apalagi keterangan baru satu pihak. Saya dan BNN belum didengar,” ujarnya.
Sebelumnya, sidak Denny ke Lapas Pekanbaru, Senin (2/4/2012) lalu, berujung pada kontroversi. Dengan dugaan penamparan yang dilakukannya terhadap petugas lapas, membuat banyak pihak bahkan pihak inter Ditjen Pemasyarakatan merasa kecewa.
Back to Top