Archive: Info Kriminal

Simpan 490 Botol Alkohol di Kandang Ayam

Gelar operasi pekat yang dilakukan Polsek Jaro, Kamis (19/4) sore sekitar pukul 16.45 Wita, berhasil mengungkap praktik peredaran pil koplo dengan membekuk dua bandar sekaligus.

Mereka yang diamankan, Asrani (34) warga Desa Teratau RT 04 Kecamatan Jaro dan Rijani alias Kacong (30), warga Desa Solan RT 02, Kecamatan Jaro.

Dari tangan Kacong, berhasil disita barang bukti berupa, 7.300 butir Dextro, 391 butir pil Y391, 831 pil carnophen zenit, 15 plastik klip dan uang Rp 10.000.

Sedangkan dari tempat Asrani barang buktinya berupa, 8.682 butir pil Dextro, 2.191 pil warna putih, 67 butir pil carnophen zenit, dan uang Rp. 664.000. Selain itu, petugas juga menyita 490 botol alkohol 70 persen yang disimpan di kandang ayam.

Menurut Kapolres Tabalong AKBP Trijan Faisal melalui Kapolsek Jaro Iptu Sonny FL Gaol, yang dikonfirmasi, Jumat (20/4) pagi, kedua bandar itu bisa diungkap berkat informasi yang masuk ke mereka.

“Dari informasi itu kita kemudian menggelar operasi pekat dan menjadikan rumah kedua pelaku  menjadi target pemeriksaan,” ujar Iptu Sonny.

Setelah kedua rumahnya diperiksa dan digeledah ternyata memang ditemukan ribuan pil beberapa jenis. Mereka akan dikenakan pasal 196 jo pasal 98 ayat 2 UU RI Nomor 36/2009, tentang kesehatan.(Sumber Banjarmasin Post)

Polres Tabalong Ungkap Lima Kasus Narkoba

Belum satu bulan memasuki 2012, jajaran Satuan Narkoba Polres Tabalong sudah berhasil mengungkap lima kasus penyalahgunaan narkotika di wilayahnya.

Lima kasus yang berhasil diungkap semuanya merupakan pelaku yang bermain dengan narkotika jenis sabu-sabu.

“Sampai hari ini kita sudah berhasil mengungkap lima kasus narkotika. Semua barang buktinya berupa sabu-sabu,” terang Kasat Narkoba Polres Tabalong, AKP Yana Mulyana, Rabu (18/1).

Dari lima kasus yang berhasil mereka ungkap terdiri atas enam tersangka, karena ada satu kasus yang pelakunya terdiri dari dua orang.(sumber banjarmasinpost)

Juli Hingga Oktober Ungkap 18 Kasus Narkoba

Pemberantasan peredaran narkoba di kawasan Bumi Saraba Kawa ternyata  benar-benar menjadi perhatian serius jajaran Polres Tabalong. Terbukti untuk Juli ada lima pengungkapan kasus  dengan lima orang tersangka dan total barang bukti sekitar 6,27 gram. Agustus ada tujuh kasus dengan tersangka ada  delapan orang dan jumlah barang bukti sekitar  15,41 gram.

September ada lima pengungkapan kasus dengan lima orang yang menjadi tersangka dan total barang bukti sekitar  8,74 gram.

“Untuk Oktober, baru pekan pertama sudah berhasil diungkap satu kasus dan  satu tersangka dengan barang bukti  0,25 gram,” terang Kasatnarkoba Polres Tabalong, AKP Yana Mulyana.

Polres Pantau Kegiatan Kebaktian

Adanya peristiwa bom bunuh diri di Solo, ternyata juga berimbas ditingkatkannya kewaspadaan terhadap pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang ada di wilayah Tabalong. Walaupun kejadiannya nasional, bukan berarti Polres Tabalong diam begitu saja. Pemantauan terhadap kegiatan kebaktian yang ada di Tabalong langsung dilakukan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Hal ini terungkap saat Kasat Intel Polres Tabalong  AKP Chairuddin Hakim, menjadi salah satu nara sumber dalam acara Dialog tentang Polri dan Kehidupan Beragama Dalam Bingkai Pancasila, Senin (26/9/2011)

“Setelah kejadian itu kita juga langsung memantau kegiatan-kegiatan kebaktian yang ada di Tabalong,” tegasnya dihadapan seluruh peserta yang ikut acara di Gedung Informasi, Tanjung. (Sumber B.Post)

Back to Top