Pemerintah Kabupaten Tabalong

Tas Purun Kalsel Modis dan Cocok untuk Oleh-oleh

Kalimantan Selatan (Kalsel) kaya akan aneka kerajinan tangan (handycraft) Nusantara. Bahan dasarnya pun berasal dari Bumi Lambung Mangkurat, salah satunya adalah purun. Dari tanaman sejenis rumput yang tumbuh di rawa-rawa itu, dapat dihasilkan aneka kerajinan etnik yang tidak kalah apik dibanding bahan sintetis atau produk lainnya. Anda ingin tas, topi, kipas, dompet, keranjang, hingga tempat koran, tinggal pilih, semua bisa dibuat dari bahan purun.

Soal desain, juga bersaing dan tidak ketinggalan zaman. Perajinnya terus berinovasi, sehingga dari batang purun yang ditumbuk sampai menjadi helai demi helai lalu dianyam, menjadi produk yang modis dan bergengsi.

Pun warnanya, tidak melulu merah dan hijau, kini beraneka hingga gradasi pun ada. Tidak heran, bila keunikan anyaman purun ini menjadi incaran terutama mereka yang suka barang-barang bernuansa etnik.

Menariknya, aneka kerajinan tersebut tak hanya oke dipakai sendiri untuk melengkapi penampilan dan keperluan rumah tangga. Tapi sangat pas untuk oleh-oleh atau cenderamata bagi kerabat dan relasi.

Produk tersebut, di antaranya dapat Anda lihat dan peroleh di ruang pamer Dekranasda Kalsel Jalan A Yani Km 5, Banjarmasin. Pengelolanya, Hj Mahmudah Zaki Hafizi, mengatakan kebanyakan kerajinan dari purun mereka peroleh dari perajin di Marabahan, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), dan Kabupaten Tabalong.

Desa Banyuhirang merupakan salah satu sentra kerajinan anyaman purun di HSU.    “Selain kami menyalurkan produk dari berbagai perajin di Kalsel termasuk purun, juga secara periodik diadakan pelatihan untuk meningkatkan ketrampilan mereka,” kata Hj Mahmudah.

Anda tertarik dan ingin segera mendapatkannya? Selain di ruang pamer Dekranasda Kalsel, aneka produk anyaman purun ini juga bisa Anda peroleh di beberapa toko suvenir di kawasan Jalan Pangeran Antasari, Banjarmasin.

Anda juga tak perlu merogoh kocek dalam-dalam untuk membeli karena harganya terjangkau. Satu unit tas yang merupakan perpaduan purun dan bahan sintetis dihargai Rp 75 ribu, tas tutup untuk belanja atau meletakkan suvenir dipatok hanya Rp 35 ribu.

Sementara dompet dengan aplikasi kancing dari batok kelapa, dijual seharga Rp 100 ribu.

Khusus tempat koran, yang bagian tengahnya terbuat dari bahan kulit kayu, bisa Anda peroleh seharga Rp 200 ribu.

Nah, tunggu apalagi, buruan datang dan peroleh produk yang Anda impikan. Produk anyaman purun yang ramah lingkungan, dengan menggunakannya berarti Anda tak hanya bisa tampil modis juga turut menjaga kelestarian alam.( Banjarmasinpost)

Back to Top