Acara Khusus

Di dalam kehidupan masyarakat Tabalong yang sudah berproses berabad-abad lamanya, telah mengukir suatu bentuk kebudayaan dan tradisi orang Banjar pada umumnya dan juga masyarakat Tabalong pada khususnya, suatu bentuk kebudayaan dan tradisi tersebut di atas merupakan perpaduan antara Suku Dayak dan Bangsa Melayu dan Jawa. Ajaran Islam yang dibawa oleh pedagang Arab dan Persia memasuki masyarakat Banjar, banyak mempengaruhi, campuran ini yang jelas terlihat pada kehidupan penduduk. Upacara tradisional masih memegang peranan penting dalam setiap tahap kehidupan orang Banjar. Sebagai contoh, seorang anak yang menginjak dewasa dan telah menyelesaikan pelajaran Kitab Suci Al-Qur’an dirayakan dengan upacara “BATAMAT”


Kemudian, contoh lain seorang bayi yang lahir diberi nama dalam suatu upacara “TASMIAH”;. Semua ini adalah ciri yang mewarnai kehidupan orang atau masyarakat Tabalong. Tarian juga memegang peranan penting dalam upacara-upacara tradisional, demikian juuga dengan beberapa tarian dan pertunjukan, seperti Tarian Dadas Suku Dayak, Madihin, Lamut, Mamanda, Silat, Gentor, serta pertunjukan yang diiringi dengan menaiki pohon Manau (Rotan besar yang berduri) sebagai pengujian kekebalan.

Untuk daerah Tabalong, terdapat wadah untuk para seniman, yaitu:

DEWAN KESENIAN TANJUNG (DKT) Alamat: Extravagansa Komplek Stadion Pembataan Tanjung.

 


Back to Top