Perikanan

Kegiatan sektor perikanan di Kabupaten Tabalong memiliki prospek yang cukup baik. Hal ini ditunjang oleh luas wilayah yang bisa dimanfaatkan sebagai areal perikanan darat. Disamping itu sektor perikanan merupakan salah satu sektor yang relatif mudah dimasuki oleh masyarakat dalam upaya menambah pendapatan rumah tangga.

Perkembangan produksi perikanan di Tabalong selama kurun waktu 2008-2009 cenderung meningkat. Tahun 2008, total produksi perikanan Tabalong mencapai 2.056,8 ton dengan nilai produksi sebesar 34,27 milyar rupiah. Pada Tahun 2009, total produksi meningkat menjadi 2.258,8 ton dengan nilai produksi 42,89 milyar rupiah.

Tabel 1

Produksi dan Nilai Produksi Perikanan menurut Kecamatan

Tahun 2009

no.

Kecamatan

Produksi (Ton) Nilai Produksi

( ooo Rp)

2008 2009 2008 2009
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
01 Banua Lawas 588,1 486,2 9.800.978,1 9.147.156
02 Pugaan 52,5 81,2 874.938,5 1.538.162
03 Kelua 126,9 88,3 2.114.851,4 1.670.137
04 Muara Harus 0 63,3 0 1.194.360
05 Tanta 350,0 247,2 5.832.923,6 4.712.717
06 Tanjung 577,0 597,9 9.615.991,1 11.411.214
07 Murung Pudak 0 5 0 95.000
08 Haruai 75,0 411,6 1.249.912,2 7.837.048
09 Bintang Ara 0 0 0 0
10 Upau 0 1,4 0 26.760
11 Muara Uya 180,0 207,3 2.999.789,3 3.944.999
12 Jaro 107,3 69,3 1.788.207,7 1.320.523
Kabupaten Tabalong 2.056,8 2.258,8 34.277.592,0 42.898.075

Sumber : Tabalong Dalam Angka 2010

Pada tahun 2008 wilayah tengah mendominasi produksi perikanan di Kabupaten Tabalong, pada Tahun 2009 wilayah tengah kembali mendominasi produksi perikanan. Hal ini disebabkan menurunnya produksi perikanan di Kecamatan Banua Lawas, Pugaan, Kelua dan Muara Harus serta meningkatnya produksi perikanan di Kecamatan Tanjung. Wilayah tengah memiliki produksi perikanan sebesar 850,1 ton atau sekitar 37,64 persen dari total produksi perikanan di Kabupaten Tabalong.

Kecamatan Tanjung dan Banua Lawas merupakan wilayah yang paling banyak memberikan kontribusi terhadap produksi perikanan Kabupaten Tabalong.  Produksi perikanan di Kecamatan Tanjung Tahun 2009 sebesar 597,9 ton atau 26,47 persen dari total produksi perikanan Tabalong dengan nilai produksi perikanan mencapai angka 9,62 milyar rupiah.

Tahun 2009, produksi perikanan di wilayah selatan mencapai 719 ton atau sebesar 31,83 persen dari total produksi Tabalong. Sedangkan produksi perikanan di wilayah utara hanya 689,6 ton atau sekitar 30,53 persen dari total produksi perikanan Tabalong.

Produksi perikanan Kabupaten Tabalong bersumber dari dua kegiatan yaitu penangkapan ikan dan budidaya perikanan air tawar. Penangkapan ikan selama Tahun 2009 mencapai 1.436,8 ton dengan nilai produksi sebesar 13,06 milyar rupiah. Jenis ikan yang paling banyak ditangkap adalah Gabus, Papuyu, Sepat Rawa dan Sepat Siam.

Tabel 2

Penangkapan Ikan menurut Jenis Ikan

Tahun 2009

Jenis Ikan

Produksi (Ton)

Nilai Produksi

( ooo Rp)

2008 2009 2008 2009
(1) (2) (3) (4) (5)
1. Gabus 278,3 284,1 3.340.800 3.708.400
2. Lais 14,0 39,4 140.000 393.900
3. Toman 35,3 35,9 375.400 295.400
4. Sepat Siam 209,9 203,2 1.371.000 1.314.850
5. Tambakan 97 103,2 947.800 1.009.700
6. Udang Tawar - - - -
7. Baung / Jambal 33 23,1 460.400 310.800
8. Puyau / Nilam 166,6 174 1.189.100 881.950
9. Manangin Sungai 0,62 - 3.000 -
10. Patin - - - -
11. Sanggiringan 38,1 31 228.600 205.200
12. Riu / Tawes 6,5 2,3 42.250 15.600
13. Seluang 16,4 9,9 147.900 81.800
14. Papuyu 216,9 213,3 2.897.500 3.121.000
15. Sepat Rawa 215,3 213,7 965.500 1.203.100
16. Lampam - - - -
17. Ikan Lainnya 101,3 104 496.000 518.500
Jumlah 1.429,22 1.436,8 12.605.250 13.060.200

Sumber : Tabalong Dalam Angka 2010

Masyarakat melakukan penangkapan ikan selain di sungai besar juga di parit-parit atau di sawah, ikan sepat, gabus, papuyu biasa di tangkap di sawah atau rawa.

Tabel 3

Produksi Budidaya Ikan Air Tawar menurut Jenis Perairan

Tahun 2009

Jenis Perairan

Produksi (Ton)

Nilai Produksi

( ooo Rp)

2008 2009 2008 2009
(1) (2) (3) (4) (5)
1. Kolam
- Ikan Mas 210,1 34,8 4.200.018 696.641,7
- Tawes - - - -
- Nila 543,2 1.186,1 10.321.540 22.577.157,1
- Patin 55,8 - 613.638 -
- Lele - - - -
2. Sawah / Mina Padi
- Ikan Mas 10,5 - 211.598 -
- Papuyu - - - -
- Nila 55,5 63,8 1.054.324 1.212.994,2
- Gabus - - - -
- Mujair - - - -
3. Karamba
- Ikan Mas 12,0 42 198.383,5 837.934
- Nila 674,3 921 11.938.358,5 17.456.210,2
- Patin 206,7 - 2.472.828,2 -
- Bawal 289,0 11,2 3.267.904,2 117.165,2
Jumlah 2.057,1 2.258,9 34.278.592,4 42.898.075,4

Sumber : Tabalong Dalam Angka 2010

Produksi perikanan yang berasal dari budidaya perikanan air tawar Tahun 2009 tercatat sebesar 2.258,9 ton dengan nilai produksi mencapai 42,89 milyar rupiah. Budidaya perikanan yang dikembangkan adalah budidaya kolam yang menghasilkan 1.220,9 ton, budidaya ikan di sawah/mina padi sebesar 63,8 ton dan budidaya di karamba yang produksinya mencapai 974,2 ton.?

Back to Top