Menurut topografi desa/kelurahan di Kabupaten Tabalong dapat dibagi menjadi desa/kelurahan datar dan desa/kelurahan berbukit-bukit. Desa datar adalah desa/kelurahan yang wilayahnya sebagian besar merupakan daerah datar. Desa berbukit-bukit adalah desa/kelurahan yang sebagian besar wilayahnya berbukit-bukit. Berdasarkan bentuk topografisnya wilayah Kabupaten Tabalong dapat dikelompokkan menjadi dua bagian besar yaitu: daerah datar dan daerah berbukit/bergunung-gunung.
Tabel 2.3.1
Banyaknya Desa di Kabupaten Tabalong Menurut Topografi
| No | Kecamatan | Datar | Berbukit-bukit |
| (1) | (2) | (3) | (4) |
| 1. | Banua Lawas | 15 | - |
| 2. | Pugaan | 7 | - |
| 3. | Kelua | 11 | 1 |
| 4. | Muara Harus | 7 | - |
| 5. | Tanta | 14 | - |
| 6. | Tanjung | 15 | - |
| 7. | Murung Pudak | 10 | - |
| 8. | Haruai | 10 | 3 |
| 9. | Upau | 3 | 3 |
| 10. | Muara Uya | 10 | 4 |
| 11. | Jaro | 6 | 3 |
| 12. | Bintang Ara | 9 | - |
| Kabupaten Tabalong | 117 | 14 | |
Sumber : Podes ST03
Wilayah Tabalong di sebelah utara dan timur yang meliputi wilayah Muara Uya, Jaro, Haruai, Upau, merupakan daerah bukit atau pegunungan. Sebanyak 11 persen desa di Tabalong sebagian besar wilayahnya merupakan daerah berbukit-bukit.
Wilayah bagian barat merupakan daerah datar berawa-rawa yang meliputi wilayah kecamatan Banua Lawas, Pugaan, Kelua, Muara Harus, Tanta, Tanjung, Bintang Ara dan Murung Pudak. Sebanyak 89 persen desa di Tabalong sebagian besar wilayahnya merupakan daerah datar.



