Visi & Misi Kabupaten

Visi

Visi adalah gambaran kondisi ideal yang diinginkan pada masayang akan datang dan merupakan rumusan umum mengenai keadaanyang diinginkan pada akhir periode perencanaan. Visi pembangunandaerah dalam RPJMD adalah visi Kepala daerah dan wakil kepala daerahterpilih yang disampaikan pada waktu pemilihan kepala daerah (pilkada).Visi Kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih seharusnyamenggambarkan arah pembangunan atau kondisi masa depan daerahyang ingin dicapai dalam masa jabatan selama 5 (lima)tahun sesuai misi yang diemban.

Dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah(RPJMD) Tahun 2015–2019 Kabupaten Tabalong merupakandokumen yang menjabarkan rencana pembangunan lima tahun sesuaimasa bakti kepala daerah yang terpilih dalam proses pemilihan kepaladaerah secara langsung. Dalam dokumen RPJMD terkandung berbagaiprogram pembangunan daerah yang disusun atas dasar visi dan misikepala daerah sebagai bentuk pendekatan politis dari kepala daerah padasaat mencalonkan diri sebagai calon kepala daerah. Selain itu dalamproses penyusunan dokumen RPJMD menggunakan pendekatan teknokratik yang merupakan pendekatan secara ilmiah terhadap berbagai program pembangunan atas dasar kondisi dan potensi daerah. Pendekatan lainnya adalah pendekatan partisipatif, yakni dengan melibatkan unsur masyarakat dalam menyerap berbagai aspirasi yang dituangkan dalam dokumen RPJMD ini.

Berdasar pada kondisi daerah, potensi, peluang dan tantangan dalam pembangunan daerah dengan mengacu pada visi kepala daerah terpilih dalam pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah tahun 2014, maka pembangunan Kabupaten Tabalong dalam 5 (lima) tahunkedepan terarah pada visi :

Menuju Kabupaten Tabalong yang agamais, sejahtera dan mandiri

Pemahaman atas pernyataan visi tersebut mengandung makna terhadap sebuah keinginan yang kuat untuk mewujudkan Kabupaten Tabalong sebagai sebuah daerah yang tatanan masyarakatnya diarahkan kepada masyarakat madani yang beretika dan bermoral serta mampu memenuhi kebutuhan hidup lahir dan batin dengan rasa aman dan nyaman yang didukung oleh sistem ekonomi, sosial dan budaya yang handal dan dinamis serta mampu bertindak sesuai keadaan dan mampu menyelesaikan masalah yang dihadapi secara bijak.

Secara filosofis visi diatas dapat dijelaskan melalu makna yang terkandung didalamnya sebagai berikut :

  1. Kabupaten Tabalong yang agamaismerupakan pendekatan membumi melalui pembiasaan dalam rangka mengamalkan nilai-nilai agama pada kalangan masyarakat dan aparatur pemerintah daerah untuk hidup agamais dan modern dalam tatanan sosial kemasyarakatan serta memiliki kebiasaan dalam bekerja produktif dan bermanfaat.Nilai-nilai agama yang seharusnya mendapat perhatian tersebut seperti kejujuran, kedisiplinan, keikhlasan, kemandirian, keadilan, amanah, profesionalisme, musyawarah, kebersamaan/persatuan, aspiratif/akomodatif, tawakal dan lain-lain.
  2. Kabupaten Tabalong yang sejahtera merupakan pendekatan lahiriah untuk mencapai suatu keadaan masyarakat yang mampumemenuhikebutuhanhiduplahirdanbatindengan rasa amandannyaman untuk menjadi masyarakat yang lebihbaik, makmur, sehatdandamai.
  3. Kabupaten Tabalong yang mandiri merupakan pendekatan kelembagaan dan profesionalitas dalam rangka perkuatan sistem ekonomi, sosialdanbudaya yang handaldandinamisserta mampu bertindak sesuai keadaan dan menyelesaikan masalah yang dihadapi secara bijak dengan memaksimalkan potensi ekonomi yang ada seperti sumber daya manusia yang dioptimalkan, pemanfaatan sumber daya alam lokal, dan pemberdayaan lembaga ekonomi yang ada melalui kerja keras dan inovatif.

Misi

Guna mewujudkan visi sebagaimana yang telah disampaikanBupati dan Wakil Bupati pada saat kampanye, maka ditetapkan MISI yangmerupakan rumusan umum mengenai upaya-upaya yang akandilaksanakan untuk mewujudkan visi. Adapun MISI pembangunan yangharus dilaksanakan dalam RPJMD Kabupaten Tabalong tahun 2015-2019 adalah sebagaiberikut :

  1. Mewujudkan Kehidupan Masyarakat yang Agamais

Dalam misi ini pembangunan diarahkan agar tercapai masyarakat madani yang beretika dan bermoral melalui peningkatan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai agama, memperkuat kelembagaan keagamaan, pendidikan dan kemasyarakatan.

  1. Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Dalam misi ini pembangunan diarahkan agar masyarakat mampu memenuhi kebutuhan sandang, pangan, papan dan kebutuhan dasar lainnya melalui kebijakan pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat serta upaya pelestarian dan pengelolaan lingkungan hidup.

  1. Mewujudkan Kemandirian Dengan Membangun dan Mengembangkan Potensi Sumber Daya

Dalam misi ini pembangunan diarahkanpada tercapainya sistem yang handal dan dinamis yang mampu bertindak sesuai keadaan dan menyelesaikan masalah yang dihadapi secara bijak melalui penguatan kelembagaan ekonomi, sosial budaya dan pemerintahan.

Tujuan dan Sasaran

Dalam mewujudkan visi melalui pelaksanaan misi yang telah ditetapkan tersebut, maka diperlukan kerangka yang jelas pada setian misi menyangkut tujuan dan sasaran yang akan dicapai. Tujuan dan sasaran adalah tahap perumusan sasaran strategisyang menunjukkan tingkat prioritas tertinggi dalam perencanaanpembangunan jangka menengah daerah yang selanjutnya akan menjadidasar penyusunan arsitektur kinerja pembangunan daerah secarakeseluruhan. Tujuan dan sasaran merupakan dampak (impact)keberhasilan pembangunan daerah yang diperoleh dari pencapaianberbagai program prioritas terkait. Perumusan tujuan dan sasaran, selainmenerjemahkan visi dan misi juga menjawab permasalahan pembangunan.Adapun tujuan dan sasaran pelaksanaan masing-masing misi sebagai berikut :

1. Mewujudkan Kehidupan Masyarakat Yang Agamais

Tujuan dari misi tersebut adalah meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)yang produktif, berkepribadian dan beriman. Sasaran yang ingin dicapai adalah :

  • Meningkatnya pemahaman dan pengamalan nilai-nilai keagamaan dalam pemerintahan dan kemasyarakatan
  • Meningkatnya budaya kerja yang berkualitas dan produktif
  • Meningkatnya kualitas dan jangkauan pelayanan sosial serta peran masyarakat dalam menurunkan penyakit masyarakat (PEKAT)

2. Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Tujuan dari misi ini adalah meningkatkan potensi Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alam, daya saing dan pertumbuhan ekonomi. Sasaran yang ingin dicapai adalah :

  • Meningkatnya indeks pembangunan manusia
  • Berkembangnya ekonomi berbasis pertanian dalam arti luas
  • Menurunnya angka kemiskinan
  • Meningkatnya kualitas dan kuantitas infrastruktur
  • Meningkatnya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak
  • Meningkatnya kualitas SDA dan lingkungan hidup
  • Meningkatnya potensi pemuda, olahraga, pariwisata dan seni budaya
  • Meningkatnya kualitas dan produksi sektor industri kecil dan menengah dan koperasi

3. Mewujudkan kemandirian dengan membangun dan mengembangkan potensi sumber daya.

Tujuan dari misi ini adalah meningkatkan kemandirian, profesionalisme, produktivitas aparatur, pelayanan publik dan peran serta masyarakat dalam pembangunan berkelanjutan . Sasaran yang ingin dicapai adalah :

  • Meningkatnya kemampuan keuangan daerah
  • Meningkatnya ketahanan pangan yang mantap
  • Meningkatnya kualitas pelayanan publik
  • Terwujudnya manajemen perencanaan yang efektif
  • Meningkatnya keberdayaan keberdayaan masyarakat dan desa dalam rangka pertumbuhan daerah
Back to Top
error: Maaf, Content is protected !! Terima Kasih