Gambaran Umum

 

Kabupaten Tabalong dengan ibukotanya Tanjung terletak paling utara dari propinsi Kalimantan Selatan dengan batas-batas; sebelah utara dan timur dengan propinsi Kalimantan Timur, sebelah selatan dengan kabupaten Hulu Sungai Utara dan Kabupaten Balangan, kemudian sebelah barat dengan propinsi Kalimantan Tengah. Dengan posisi geografis berada pada 1150 9’ – 1150 47’ Bujur Timur dan 10 18’ – 20 25’ Lintang Selatan.

Luas wilayah kabupaten Tabalong yang meliputi 12 kecamatan adalah 3.946 km2 atau sebesar 10,61 persen dari luas propinsi Kalimantan Selatan. Kecamatan yang terluas adalah kecamatan Muara Uya dengan 924,16 km2, kemudian kecamatan Jaro dengan 819,00 km2. Sedangkan daerah terkecil adalah kecamatan Muara Harus dengan 62,90 km2.

Bentuk morfologi wilayah dapat dibagi menjadi empat bentuk yaitu daratan alluvial, dataran, bukit dan pegunungan. Jika dilihat dari persentasenya ternyata wilayah ini didominasi oleh dataran sebesar 41,34 persen dan pegunungan sebesar 29,79 persen.

Wilayah kabupaten Tabalong banyak dialiri oleh sungai antara lain sungai Tabalong, sungai Anyar, sungai Jaing, sungai Kinarum, sungai Ayou, sungai Mangkupum, sungai Tamunti, sungai Walangkir, sungai Gendawang, sungai Awang, sungai Masingai, sungai Lumbang, sungai Juran, sungai Hunangin, sungai Umbu, sungai Karawili dan lain-lain.

1.2. Iklim

Kelembaban udara maksimum di daerah ini berkisar antara 88 – 100 persen dan kelembaban minimum antara 66 – 84 persen, sedangkan kelembaban rata-rata tiap bulan adalah 81 – 90 persen.

Temperatur udara di suatu tempat antara lain ditentukan oleh tinggi rendahnya tempat tersebut terhadap permukaan laut dan jaraknya dari pantai. Temperatur maksimum di kabupaten Tabalong pada tahun 2010 berkisar antara 250C sampai 340C, temperatur minimum berkisar antara 180C sampai 280C dan rata-rata temperatur udara tiap bulan berkisar antara 210C sampai 300C.

Curah hujan di suatu tempat antara lain dipengaruhi oleh keadaan iklim, keadaan geografi dan perputaran/pertemuan arus udara. Curah hujan tertinggi (maksimal) di daerah ini terjadi pada bulan Juni dan Nopember  yaitu 105 mm sedangkan curah hujan terendah (minimal) terjadi pada bulan Agustus yaitu hanya 1 mm. Jumlah seluruh curah hujan selama tahun 2010 adalah 2.899,5 mm dan jumlah hari hujan adalah 144 hari.

Antara curah hujan dan keadaan angin biasanya ada hubungan erat satu sama lain. Walaupun demikian di beberapa tempat, hubungan tersebut agaknya tidak selalu ada. Keadaan angin pada musim hujan biasanya lebih kencang dan angin bertiup dari barat dan barat laut. Oleh karena itu musim tersebut dikenal juga dengan musim barat. Pada musim kemarau angin bertiup dari benua Australia dan keadaan angin saat itu bisa juga kencang.

Kecepatan angin di kabupaten Tabalong tiap bulannya berkisar antara 0,0 – 6,2 knot. Dan rata-rata penyinaran matahari yang dipantau pada pukul 06.00 – 18.00 terlihat intensitas yang hampir merata tiap bulannya (walaupun ada yang agak kurang intensitasnya). Penyinaran matahari dengan intensitas tertinggi terjadi pada bulan Juli yaitu 68 persen dan intensitas terendah terjadi pada bulan Desember yaitu 26 persen.

Tabel Letak Geografis

Kabupaten Tabalong terletak antara
Bujur Timur

Lintang Selatan::1150 9’ – 1150 47’10 18’ – 20 25’Batas-batas daerah Kabupaten Tabalong adalah :Sebelah Utara:Propinsi Kalimantan TimurSebelah Selatan :Kabupaten Hulu Sungai Utara dan Kabupaten BalanganSebelah Barat:Propinsi Kalimantan TengahSebelah Timur:Propinsi Kalimantan Timur

Sumber : Pemerintah Kabupaten Tabalong

 

Back to Top